Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Profil Heru Budi Hartono yang Dipilih Jadi Pj Gubernur DKI Gantikan Anies

Kepala Sekretariat Kepresidenan (Kasetpres) Heru Budi Hartono ditetapkan sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan, yang purnatugas pada 16 Oktober mendatang. Siapa Heru Budi Hartono?

Heru Budi Hartono bukan nama yang asing di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dia sempat malang melintang mengisi berbagai jabatan di DKI sebelum akhirnya didapuk menjadi Kasetpres oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dikutip dari lama Jakarta.go.id, Heru Budi Hartono pernah menjabat Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (Kabiro KDH dan KLN) serta Kepala Bagian Prasarana dan Sarana Perkotaan Kota Jakarta Utara. Heru Budi Hartono juga pernah menjabat Wali Kota Jakarta Utara semasa Jokowi masih menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Di era Gubernur Basuki T Purnama (Ahok), Heru Budi Hartono ditunjuk menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD). Heru Budi Hartono kala itu dipercaya Ahok mengurusi normalisasi Waduk Pluit.

Pada 2017, nama Heru Budi Hartono semakin mentereng. Namanya sempat masuk bursa calon wakil gubernur pendamping Ahok kala Pilgub DKI di tahun tersebut. Kaya akan pengalaman membuat Heru Budi Hartono akhirnya ditunjuk menjadi Kasetpres pada tahun yang sama.

Heru Dipilih Jadi Pj Gubernur Melalui Sidang TPA

Sidang Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memutuskan Penjabat Gubernur DKI telah rampung. Sidang TPA memutuskan Heru Budi Hartono menjadi Pj Gubernur DKI.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, Jumat (7/10/2022), sejumlah sumber yang mengetahui informasi membenarkan nama Heru Budi Hartono diputuskan menjadi Pj Gubernur DKI. Namun belum diketahui pasti kapan informasi itu akan diumumkan resmi.

Sebelumnya, Kemendagri menyerahkan tiga nama calon Pj Gubernur DKI ke Presiden Jokowi. Nama-nama itu diserahkan setelah Kemendagri melakukan pembahasan awal.

"Setelah kita menunggu masukan dari kementerian dan lembaga, dan waktunya juga sudah dekat dan tidak ada masukan yang lain dan setelah hasil pembahasan awal di internal Kementerian Dalam Negeri bersama dengan eselon I dari kementerian/lembaga lainnya," kata Kapuspen Kemendagri Benny Irwan saat dihubungi detikcom, Jumat (7/10).

Usulan nama itu diserahkan ke Kemendagri melalui Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet pada Selasa lalu. Adapun nama-nama yang diusulkan masih sama dengan nama yang diusulkan DPRD DKI.

Sebagaimana diketahui, ada tiga nama yang diusulkan DPRD DKI Jakarta ke Kemendagri untuk menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Mereka adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar. [detik.com]