Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengamat Curiga Hacker Bjorka Aslinya Orang Indonesia, Beberkan Cara Mudah Kuak Identitas sang Peretas

Pengamat Curiga Hacker Bjorka Aslinya Orang Indonesia, Beberkan Cara Mudah Kuak Identitas sang Peretas


Pengamat menyebut hacker Bjorka bisa jadi adalah orang Indonesia.

Ia juga curiga kalau hacker Bjorka di Twitter dan Telegram adalah orang yang berbeda.

Seperti yang diketahui, belakangan hacker Bjorka memang tengah menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia.

Hal itu dikarenakan aksinya meretas data-data masyarakat Indonesia dan menjualnya di sebuah forum.

Tak hanya itu, ia juga membocorkan data-data penting pejabat publik.

Mengamati fenomena tersebut, Pengamat Keamanan Siber Pratama Pradha mengungkap kemungkinan motif asli hacjer Bjorka.

Salah satunya adalah untuk pengalihan isu yang belakangan ramai dibicarakan.

"Karena beberapa bulan lalu ketika judi online banyak diblokir.

(Pemilik situs judi online) juga menyewa hacker untuk meretas web pemerintah," kata Pratama dikutip dari Kompas.TV, Rabu (14/9/2022).

Situs pemerintahan saat itu juga sempat menjadi landing page judi online.

"Artinya dia punya kemampuan seperti itu. Ini banyak kemungkinan.

Intinya, kalau hacker-nya jago, pasti bisa menyembunyikan identitasnya," kata Pratama.

Saat ini, pemerintah telah membentuk tim khusus gabungan dari BIN, Siber, dan Kominfo untuk menguak identitas Bjorka.

Namun, menurut Pratama, bukan tidak mungkin Bjorka bisa tertangkap bila membuat satu kesalahan kecil.

"Biasanya ketangkapnya di situ," tuturnya.

Pratama sendiri mengaku telah berkomunikasi dengan Bjorka.

"Saya sudah sempat berkomunikasi sama si hacker ini, saya masuk grup Telegram-nya, mencoba men-challenge (menantang-red), apakah datanya valid atau tidak. Dia bisa kasih data yang valid," kata Pratama.

Kendati demikian, Pratama curiga bahwa Bjorka yang asli hanya berada di Telegram.

Sementara Bjorka yang hobi koar-koar di Twitter hanyalah orang lain.

"Namun agak aneh, karena dia di Telegram dengan di Twitter itu beda 180 derajat. Di Telegram dia nggak banyak omong, pentingnya saja," kata Pratama.

"Saya takutnya, ada yang ngaku-ngaku sebagai Bjorka, dia membuat akun di Twitter," imbuhnya.

Lebih lanjut, Pratama curiga bahwa Bjorka aslinya adalah orang Indonesia.

Hal itu dikarenakan ia bak terlalu ikut campur dengan permasalahan di Indonesia.

"Orang luar agak berbeda dia bisa manfaatkan buat doxing, kalau Bjorka dia omongin masalah politik, Munir, harga minyak," ujarnya.

Pratama pun memuji kelihaian Bjorka dalam bersembunyi.

"Cukup pandai dia, spesial bikin akun buat sembunyi," ujarnya.

"Sekelas Bjorka ini cukup pintar, gunakan TOR (browser)," tandasnya.


Sumber : sosok.grid.id