Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sekjen PDIP Beberkan 4 Kader Layak Capres, Siapa Saja?

PDI Perjuangan (PDIP) hingga saat ini belum menentukan nama capres-cawapres yang akan diusung dalam Pilpres 2024. Namun Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan nama-nama kader yang layak menjadi capres.

Hasto mengatakan hingga saat ini partai berlambang kepala banteng tersebut belum menentukan sosok yang akan menjadi capres karena pemilihan calon sedang diproses. Dia pun menyebutkan kader internal PDIP yang cukup pantas menjadi Capres.

"Ketua DPR dengan pengalaman yang sangat luas, kemudian Bu Risma sebagai Mensos. kemudian Pak Ganjar sebagai Gubernur," ujar Hasto Kristiyanto, Selasa (9/8/2022) dikutip dari akun instagram resmi PDIP.

Nantinya para kandidat tersebut akan dinilai oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait kualitas dan kinerjanya dalam menyejahterakan masyarakat Indonesia. Aspek itu yang akan dinilai Megawati sebelum menentukan capres yang diusung.

"Semua unjuk kinerja itu yang harus dilakukan oleh seluruh kader partai dari PDI Perjuangan unjuk kinerja. Siapa yang berkerja dan mengangkat harkat martabat bangsa di situ rakyat akan memberikan apresiasi. Nah itu lah yang nanti akan dinilai oleh Ibu Megawati," ucap Hasto Kristiyanto.

Sebelumnya, dalam peluncuran buku 'Suara Kebangsaan' di Jakarta, Minggu (7/8/2022), Hasto menyebutkan ada empat nama kader internal yang berpeluang menjadi capres dari PDI Perjuangan.

Empat nama tersebut yaitu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas. PDIP kata Hasto juga tetap melihat potensi kandidat di luar internal PDIP untuk menjadi bahan pertimbangan Ketum Megawati Soekarnoputri.

"Apakah di luar itu bisa ada calon-calon lain? Banyak, karena PDIP ini kan selalu melihat, Ibu Mega ini melihat bagaimana jalur dari kaum profesional. Karena ketika Bu Mega menyusun kabinet misalnya, itu kan dari jalur profesional. Kami memiliki suatu kesabaran dan keyakinan bahwa dalam momentun yang tepat nanti, Bu Mega akan mengambil keputusan yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia," tutur Hasto. [inews.id]