Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wisata ke Bandung 2 Hari 1 Malam

 Nginap di Apartemen Tera Residence


Kota Bandung atau Bandung Raya merupakan daerah tujuan wisata termasuk berburu kuliner di hari libur. Pun termasuk tujuan bersekolah di perguruan tinggi.

Dimasa akhir liburan sekolah, saya berkesempatan berlibur sambil belajar ilmu ekonomi sirkular pengelolaan sampah di Bandung.

Ya...saya membawa serta anak-anak untuk liburan. Karena harus membawa istri dan 2 anak, saya memilih untuk menginap di apartemen, dan pilihannya adalah Apartemen Tera Residence.

Kenapa memilih Tera Residence, karena dekat dengan Stasiun Kereta Api dan Jalan Braga yang menjadi salah satu maskot wisata di Kota Bandung.

Berikut ini alur pilihan berwisata ke Kota Bandung;

1. Naik Kereta Api Argo Parahyangan dari Stasiun Gambir

Karena mengejar sampai pagi untuk mengikuti workshop 'Pelatihan Pengelolaan Sampah Makanan dengan Prinsip Sirkular Ekonomi" di PSLH ITB, makanya memilih kereta di pagi hari.

Untuk mendapatkan kereta pagi, kudu wajib booking jauh-jauh hari di KAI Access dengan harga 135.000,- untuk Kelas Eksekutif. 

Saya memesan pemberangkatan pukul 04.55 wib dari Stasiun Gambir. Karena pemberangkatan pertama, dari Bekasi saya sudah siap-siap otw pukul 03.30 wib. Dua puluh menit sebelum pemberangkatan, saya sudah sampai di Stasiun Gambir.

Karena berangkat tepat waktu, saya, istri dan kedua anak saya sudah sampai di Stasiun Bandung sekitar pukul 08.00 wib.

Kemudian memesan Gokar/Gojek tujuan Apartemen Tera Residence yang jaraknya cukup dekat untuk jalan kaki sekitar 7 menit (2,4 km). Sedangkan jika naik Gokar butuh waktu sekitar 20 menit karena banyaknya jalan satu arah.

2. Menginap di Apartemen Tera Residence

Apartemen Tera Residence terdiri dari 21 lantai. Terletak di Jalan Tera diapit oleh Rel Kereta Api dan beberapa rumah warga dan perkantoran milik pemerintah Kota Bandung seperti Inspektorat dan Kantor Kelurahan Braga.

Memesan penginapan melalui https://www.tiket.com/ dapatlah harga Rp.495.000,- tipe Studio Swiss 21 With Balcony and Mountain View.

Menginap di Apartemen seperti menginap di rumah sendiri, karena tersedia dapur, kamar mandi, toilet, kamar tidur dan balcon serta tv dan wifi plus ac.

Menginap di apartemen sama dengan menginap di hotel pada umumnya yakni check-in pukul 14.00 wib dan check-out pukul 13.00 wib esok harinya.

Fasilitas tambahan yang ada di apartemen ini adalah restoran bisa pesan via wa akan diantar ke ruangan, alfa ekspres, balcon, kolam renang anak dan dewasa serta keamanan 24 jam.

3. Belajar Mengelola Sampah di PSLH ITB bersama FoodBank Bandung

Pusat Studi Lingkungan Hidup Institut Teknologi Bandung (PSLH-ITB) melaksanakan pelatihan "Pengelolaan Sampah Makanan dengan Prinsip Sirkular Ekonomi" dengan nara sumber bagus Gendis Ayu Satiti Irawan, S.T., M.Sc. dari FoodBank Bandung.

Asyik juga ditemani beberapa instansi terkati dari Bandung dan anak-anak muda yang haus ilmu.

Pelatihan diselingi workshop dan perkenalan menambah silaturrahim antar peserta.

Pelatihan dimulai pukul 09.00 wib dan berakhir pukul 15.30 wib.

4. Wisata Malam di Jalan Braga

Tidak lengkap rasanya jika ke Bandung tidak nongkrong di Jalan Braga. Sejak pukul 08.00 wib habis Sholat Isya, saya membawa anak-anak keliling Jalan Braga hingga menuju Alun-Alun Bandung dan melewati Jalan Asia Afrika.

Oh ya...kalau malam minggu di Jalan Braga terlalu ramai dan sempit. Selain pejalan kaki wisatawan yang lalu lalang tidak terarah, ada juga pedagang mainan, makanan, dan lukisan serta parkir di pinggiran jalan yang tidak terlalu lebar itu.

Belum lagi masih ada mobil lewat dan trotoar yang terlalu sempit. Sehingga kurang cocok untuk mengajak anak-anak dibawah 10 tahun.

5. Nongkrong di Jalan Asia Afrika

Tentu tidak lengkap rasanya jika ke Bandung belum melewati Jalan Asia Afrika. Karena jalan ini sangat bersejarah.

Saat ini banyak kuliner bertumbuh dan Jalan Asia Afrika bisa langsung ke Alun-Alun Bandung.

Nah, sudah tahu dong mau ngapain aja di Jalan Asia Afrika...silahkan ditulis di komentar ya.

6. Liat-Liat Alun-Alun Bandung

Alun-Alun Bandung saat ini belum dibuka. Tetapi Masjid Raya sudah dibolehkan untuk sholat berjamaah 5 waktu.

Karena belum dibuka Alun-alun nya, anak-anak tidak mengerti mau main apa. Sedangkan waktu sholat sudah selesai, sekitar pukul 09.00 wib.

Akhirnya memilih memesan Gokar tujuan Gedung Sate.

7. Pesona Gedung Sate di Malam Hari

Gedung Sate di malam hari masih menjadi favorit wisatawan untuk berfoto dengan latar belakang Kantor Gubernur Jawa Barat itu.

Sebetulnya, selain berfoto tidak ada aktifitas wisata yang dapat dilakukan pada malam hari disini, pun jarang ada kegiatan dan tontonan.

Ya...cuma sekedar numpang selfie biar terasa kalau ke Bandung sudah singgah di Gedung Sate, sekalipun hanya di luarnya saja.

8. Jalan Kaki di Pagi Hari

Pagi-pagi setelah menginap, jalan-jalan mengitari Braga hingga keliling ke Kantor Walikota Bandung.

Rute yang dilalui adalah Jalan Tera - Jalan Sumatera - Jalan Lembong - Jalan Braga - Jalan Stasiun Timur - Jalan Merdeka - Jalan Tera.

Cukup untuk keluar keringat.

9. Belanja Pleh-oleh Mayasari Bakery Cake & Pastry

Pukul 09.00 wib siap-siap check-out dari Apartemen Tera Residence. Sebelum pulang, sarapan dulu dong di Soto Lamongan persis di depan pintu masuk Stasiun Bandung.

Usai sarapan persis satu langkah disampingnya kita bisa membeli oleh-oleh khas Bandung, di toko Bakery Cake & Pastry Mayasari.

Macam-macam kue ada disini, yang paling favorit rasa duren dan rasa peuyeum.

10. Balik dengan Argo Parahyangan

Usai belanja oleh-oleh pukul 10.00 wib masuk arena bording Stasiun Bandung dan diantar Argo Prahyangan menuju pulang ke Bekasi.

#Wisata #BangImamBerbagi #ArgoParahyangan #ApartemenTeraResidence #JalanBraga #AlunAlunBandung #GedungSate #MayasariOlehOleh #StasiunBandung #StasiunGambir #PSLHITB #2022