Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Regrouping SD akan Dimulai 2023, Diknas Bersiap Satukan SD yang Kekurangan Siswa

Berita Aktual_Puluhan Sekolah Dasar (SD) di Kota Solo yang kekurangan siswa akibat sistem zonasi akan segera mendapatkan solusi.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan nantinya akan melakukan regrouping untuk beberapa sekolah yang kedapatan kekurangan siswa baru. 

Salah satu sekolah yang memiliki kekurangan siswa cukup besar yakni SDN Sriwedari 197 dengan hanya 1 siswa yang diterima. 

Total siswa kelas I di SDN Sriwedari 197 yang saat ini telah masuk kelas yakni 2 siswa. 

“Dulu sempat memberitahukan ke kami rencana akan adanya regrouping,” kata Kepala Sekolah SDN Sriwedari 197, Bambang Suryo Riadi, Senin (11/7/2022). 

“Memang kalau memberitahu kami sudah pernah, namun untuk realisasinya sekitar tahun 2023 atau 2024,” katanya. 

Isu regrouping sekolah SD di Kota Solo sendiri sudah berlangsung sejak lama. 

Bahkan sejak sistem zonasi pertama kali diadakan sejak 2017. 

Kepala Bidang (Kabid) SD Disdik Kota Surakarta Tarno membeberkan pihaknya kini tengah melakukan evaluasi terkait wacana tersebut. 

“Regrouping ini masih kami evaluasi seperti apa nantinya,” katanya. 

“Regrouping apalagi di tahun ini PPDB kami lihat dulu apa yang kurang dan penyebabnya kenapa ada kekurangan murid,” katanya. 

Tarno mengatakan bahwa kurang siswa di Kota Solo terjadi karena jumlah pendaftar lebih banyak dari daya tampung. 

“Setiap tahun kan kami evaluasi, tahun 2019 dulu kami juga evaluasi terkait hal itu, nah untuk tahun ini masih kami cari penyelesaiannya,” katanya. 

Setiap tahun, SDN Sriwedari 197 sendiri terus mengalami penurunan, untuk tahun lalu saja hanya ada 5 siswa. 

Di SDN Sriwedari 197, jumlah siswa tak lebih dari 50 siswa. 

Dengan keterangan 2 siswa di kelas I, 4 siswa di kelas II, 3 siswa di kelas III, 7 siswa di kelas IV, 17 siswa di kelas V dan 11 siswa di kelas VI. 

Untuk saat ini siswa yang naik ke kelas II ada 4 siswa dan satu siswa tinggal kelas, sehingga hanya ada dua siswa untuk kelas I. 

Seperti diketahui, lingkungan di SDN Sriwedari 197 sendiri saat ini paling banyak perhotelan, perbankan dan GOR Sritex. 

Sehingga, penduduk yang berada di sekitar SDN Sriwedari 197 ini mulai berkurang setiap tahunnya. 


Sumber : TRIBUNSOLO.COM, SOLO

Demikian informasi ini semoga bermanfaat, silahkan simak informasi lainnya dibawah ini.