Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rangking 2 Tak Terpilih Jadi Polwan, Orangtua Kirim Surat ke Kapolri, Polda Kaltara Beri Penjelasan

Berita Aktual_Cerita Nurul Huda, peserta seleksi Polwan di Polda Kalimantan Utara, tengah menjadi sorotan.

Pasalnya, orangtua dari Nurul Huda yakni Nardi, mengirimkan surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolri, Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo pada Selasa (5/7/2022).

Dikutip dari Kompas.com, Nardi, seorang nelayan ikan asal Kota Tarakan mengirimkan surat terbuka yang berisi kekecawaannya.

Nardi merasa kecewa lantaran putrinya dinyatakan tak lulus Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus).

Padahal dari sejumlah tes yang diikuti, Nurul Huda tercatat menempati ranking dua. 

Namun Nurul Huda dinyatakan tak diterima dengan alasan tak ada kuota untuk wanita.

"Saya sangat kecewa, kecewa berat malah. Pada pendaftaran yang dibuka sejak Maret 2022, ada kuota 200 orang untuk Polwan se-Indonesia."

"Begitu ikut tes dan lulus dengan nilai bagus, saat Pantukhir (Penilaian Panitia Penentu Akhir), Polda Kaltara mengumumkan tidak ada kuota dari Mabes untuk wanita," terang Nurul Huda.

Seleksi Polwan ini merupaka kali kedua bagi Nurul setelah tahun sebelumya ia juga lolos tapi tak terpilih.

Menanggapi hal itu, pihak Polda Kaltara memberikan penjelasan detail.

Karo SDM Polda Kaltara, Kombes Pol Yusup Rahmanto, menyebut polemik tersebut telah selesai.

Panitia merampungkan dengan datang langsung ke rumah Nurul Huda.

Yusup menegaskan, terkait kuota pendidikan pembentukan Bintara Polri khususnya Bakomsus Logistik, berdasarkan jalur khusus.

Pemeringkatan atau ranking penerimaan didasarkan pada pemeringkatan secara nasional.

Kendati menempati peringkat nomor dua di Polda Kaltara, namun di tingkat nasional Nurul dinyatakan tak lolos.


Sumber : Kompas.com

Demikian informasi ini semoga bermanfaat, silahkan simak informasi lainnya dibawah ini.