Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Profil Kombes Yandri Irsan yang Ditunjuk Jadi Plt Kapolres Jaksel

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menunjuk Kombes Yandri Irsan sebagai Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel). Yandri merupakan Direktur Pam Obvit Polda Metro Jaya.

Kombes Yandri bakal menjalankan tugas sebagai Plt Kapolres Jaksel untuk menggantikan Kombes Budhi Herdi Susiato yang dinonaktifkan dari jabatan tersebut. Yandri merupakan lulusan Akpol 1996.

Sebelum ditugaskan di Polda Metro Jaya, Yandri pernah menjabat Kapolres Belu pada 2017-2018. Dia kemudian pernah menjadi Wadirkrimsus Polda NTT, Dirreskrimsus Polda Sulawesi Utara (Sulut), hingga akhirnya ditugaskan sebagai Direktur Pam Obvit Polda Metro Jaya.

Yandri Irsan juga pernah diusulkan sebagai salah satu kandidat polisi inovatif Hoegeng Awards 2022. Dia diusulkan sebagai kandidat polisi inovatif karena program Belu Anticipation System (BLAST), rumah baca Merah Putih, serta perpustakaan mini untuk anak-anak selama menjabat Kapolres Belu.

Jadi Plt Kapolres Jaksel

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Irjen Fadil Imran secara resmi telah menunjuk Yandri sebagai Plt Kapolres Jaksel lewat Sprint nomor 108/VII/KEP/2022 tertanggal 21 Juli 2022.

"Pada hari ini pukul 14.00 WIB Bapak Kapolda Metro Jaya telah mengeluarkan surat perintah dengan nomor 108/VII/KEP/2022 tertanggal 21 Juli 2022 tentang pelaksanaan tugas atau Plt Kapolres Metro Jaksel," kata Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/7).

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengumumkan penonaktifan Karo Paminal Divisi Propam Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dari jabatan masing-masing.

"Yang pertama yang dinonaktifkan adalah Karo Paminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan, kedua yang dinonaktifkan adalah Kapolres Jaksel Kombes Pol Budhi Herdi," kata Dedi.

Dedi mengatakan pengganti Kapolres Metro Jaksel akan ditunjuk oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil. Dedi mengungkapkan penonaktifan Brigjen Hendra Kurniawan dan Kombes Budhi Herdi Susianto dilakukan dalam rangka menjaga objektivitas dan transparansi tim khusus yang bekerja mengungkap kasus penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo.

"Yang pertama timsus terus bekerja. Dalam rangka menjaga objektivitas, transparansi, independensi, tim harus betul-betul menjaga marwah, itu sesuai dengan komitmen Bapak Kapolri," ujar Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/7). [detik.com]