Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Guru Harus Inovatif, Pahami Karakteristik Anak Didiknya

Berita Aktual_Penguatan guru dalam hal inovasi pembelajaran penting di tengah ancaman learning loss selama pandemi Covid-19. Inovasi pembelajaran itu perlu diarahkan untuk memahami kebutuhan ­pembelajaran siswa.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Iwan Syahril mengatakan, fokus pendidikan adalah murid.

Dengan demikian, guru perlu melakukan inovasi dan menambah pengalaman pengajarannya.

Hal tersebut, kata Iwan, penting dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi siswa. Terlebih dengan adanya ancaman learning loss selama pandemi.

"Ini artinya, guru harus bisa memahami karakteristik masing-masing anak didiknya,” kata Iwan, dalam keterangan persnya saat acara Tanoto Facilitators Gathering (TFG) 2022, Rabu 6 Juli 2022.

Menurutnya, setiap anak memiliki karakteristik yang unik. Kesadaran akan keunikan siswa itulah yang perlu menjadi pemicu bagi guru untuk terus mengasah talentanya.

"Karena setiap anak itu unik, maka guru harus terus belajar, mencari ide untuk memecahkan masalah-masalah yang ditemukan,” ujar peraih gelar PhD bidang pendidikan dari Michigan State University, Amerika Serikat tersebut.

Untuk menopang penguatan guru, masih kata Iwan, Kemendikbudristek juga telah mengeluarkan Program Organisasi Penggerak (POP).

Tujuan dari Program Organisasi Penggerak ialah meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dengan melibatkan peran serta ormas bidang pendidikan yang dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik.


Mau belajar

Dewan Pembina Tanoto Foundation, Belinda Tanoto mengatakan, pihaknya telah dipercaya menjadi mitra Kemendikbudristek untuk turut mendukung Program Organisasi Penggerak melalui jalur pendanaan mandiri. Kemitraan itu terwujud dalam Pro­gram Pintar Penggerak.

Ia mengatakan, pening­kat­an kualitas tenaga pendidik atau guru merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Oleh karena itu, sejak tahun 2018, Tanoto Foundation mendukung program pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Pintar atau Pe­ngem­bangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran,” katanya.

Ia mengatakan, pening­kat­an kualitas tenaga pendidik atau guru merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Oleh karena itu, sejak tahun 2018, Tanoto Foundation mendukung program pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Pintar atau Pe­ngem­bangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran,” katanya.

Menurut Belinda, berda­sar­kan evaluasi dampak terhadap Pintar Penggerak, pencapaian siswa di sekolah mitra cenderung stabil, meskipun dua tahun tidak bertatap muka.

"Hal ini sangat dimungkinkan terjadi karena para guru menerapkan cara-cara baru atau melakukan inovasi dalam pembelajaran untuk mencegah learning loss selama pandemi Covid," tutur Belinda.


Sumber : Pikiran Rakyat

Demikian informasi ini semoga bermanfaat, silahkan simak informasi lainnya dibawah ini.