Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Menjadi Guru yang Baik untuk Anak Murid? Baca Tips Berikut, yuk!

Berita Aktual_Tidak asing lagi bagi kita jika mendengar ujaran bahwa pekerjaan seorang guru itu sangat mulia. Seorang guru memiliki pengaruh yang amat besar. Bukan hanya untuk anak muridnya, namun juga bagi semua orang di sekitar mereka. Guru memiliki peran penting dalam membantu membangun pola pikir serta kepribadian anak murid. Karena itu pula, seorang guru sering dituntut untuk selalu menjadi versi paling baik diri mereka. Sekarang ini, memiliki keterampilan dasar mengajar saja tidak cukup. Ada berbagai macam cara dalam mengajari anak didik, dan bukan hanya sekedar mengajarkan ilmu yang tertulis di buku pelajaran. Tapi, jangan dulu terintimidasi jika kamu berminat untuk menjadi seorang guru. Dalam artikel ini, kamu akan mendapatkan tips cara mempersiapkan diri sebelum memulai karier sebagai guru. 

Berikut adalah 10 tips yang dapat dilakukan agar kamu menjadi guru yang lebih baik untuk anak didik:

Mengatur waktu dengan baik

Memastikan kesiapan diri sangatlah penting. Karenanya, bergerak cepatlah dalam melakukan segala persiapan sebelum kamu memulai. Kamu juga harus mempersiapkan diri atas kesibukan yang akan datang agar tidak kewalahan. Salah satu cara untuk mencegah ini adalah memiliki time-management skill yang baik. 

Salah satu tanggung jawab guru adalah mengatur jadwal kegiatan kelas dan tugas. Setelah mendapatkan jadwal dari instansi tempat kamu bekerja, mulailah menandai slot-slot waktu tersebut pada jadwal pribadimu. Hal ini akan membantumu untuk mengatur waktu kosong. Kamu bisa menggunakan free time tersebut untuk beristirahat dan menyalurkan hobi. Pastikan juga tidak ada kegiatan yang tumpang tindih.


Membuat sistem penilaian sendiri

Setiap kegiatan mengajar pastinya memiliki kurikulum yang telah ditetapkan, namun bukan berarti kamu tidak memiliki kesempatan untuk melakukannya dengan caramu sendiri. Setelah mendapatkan dan mempelajari kurikulum, kamu dapat menentukan strategi mengajar yang cocok. Setelah itu, kamu dapat menentukan sistem penilaian yang paling baik untuk materi yang akan diajarkan. Menyusun sistem penilaian sendiri dapat membantu kamu memahami kurikulum secara mendalam.


Menemukan alasan serta semangat mengajar

Memiliki tujuan untuk setiap hal yang kamu lakukan adalah penting, terutama jika kamu adalah seorang guru. Kegiatan mengajar yang dilakukan hanya untuk menjalankan kurikulum cenderung membosankan. Untuk membuat para murid antusias belajar, kamu pun harus menunjukan semangat mengajar.

Luangkan waktu untuk memikirkan alasan kamu mengajar. Tujuan apa yang ingin kamu capai? Apa alasan kamu memberikan ilmu tersebut kepada para murid? Apa yang membuatmu semangat untuk membahas suatu topik? Bagaimana kamu dapat membuat para murid antusias dalam belajar? Pikirkanlah hal-hal berikut sebelum memulai kegiatan belajar. Hal ini dapat menjadikan setiap sesi mengajar berkesan.


Komunikasikan tujuan pembelajaran dengan jelas

Hal penting lainnya yang perlu tersampaikan kepada murid adalah tujuan pembelajaran. Dengan memahami tujuan pembelajaran, mereka akan lebih mudah melakukan kegiatan belajar karena mereka sudah tahu apa yang harus mereka capai. Hal ini juga membantu anak murid memahami alasan mereka mempelajari materi yang diajarkan dan melakukan kegiatan yang diadakan dalam kelas. Kamu juga dapat membuat milestones atau titik-titik pencapaian dalam pembelajaran yang akan membantu kemajuan kegiatan belajar dalam kelasmu. Sebagai tambahan, milestones dapat kamu rayakan dan jadikan sarana apresiasi untuk membuat anak murid semakin semangat dalam menjalani proses pembelajaran.


Ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk belajar

Selain membuat murid semangat untuk belajar, sebagai guru kamu juga harus membuat mereka nyaman. Kamu juga harus memperhatikan cara mengajar, termasuk kecepatan mengajar, agar tidak mengintimidasi murid dan membuat mereka dapat mengikutinya dengan baik. Jangan lupa untuk sesekali bertanya kepada mereka mengenai pemahaman saat kamu menjelaskan. Hal ini dapat membuat murid dengan tidak segan bertanya serta memberi tanggapan mengenai bahan ajar. Tunjukan pula apresiasi kepada mereka yang bertanya dan memberi tanggapan untuk memberi kesan pada murid lainnya bahwa itu adalah hal yang baik dan didukung.


Mencoba berbagai metode pembelajaran 

Metode pembelajaran yang sama dan terus berulang juga dapat membuat kegiatan belajar membosankan. Sebagai guru, kamu harus pandai memberi variasi metode mengajar agar selalu menarik untuk murid. Cobalah media lain, selain buku pelajaran, untuk meningkatkan mood dalam belajar. 

Membuat presentasi yang simpel dan jelas dengan desain yang menarik akan menarik perhatian murid selama pembelajaran. Menggunakan video animasi juga sangat dianjurkan, namun pastikan dalam intensitas yang wajar. Kamu juga bisa membuat variasi pada tugas atau pekerjaan rumah. Berilah tugas yang mendorong sisi kreativitas murid seperti kerajinan atau proyek kecil-kecilan yang sesuai dengan materi pembelajaran. Kegiatan ini mencegah anak murid jenuh sekaligus memberi mereka kesempatan untuk berkreasi sambil belajar.


Meminta feedback dari murid

Setelah semuanya terlihat berjalan sesuai rencana, perlu diingat bahwa target guru bukanlah satu-satunya acuan bagi indikator keberhasilan kegiatan pembelajaran. Output atau hasil murid justru merupakan indikator utama tujuan pembelajaran. Untuk memastikan murid dapat mencapai kompetensi, guru harus memastikan bahwa mereka berkembang mendekati target. 

Ajak murid untuk memberi tanggapan tentang metode mengajar yang dilakukan atau tugas yang diberikan. Cari tahu apa yang mereka sukai dan tidak sukai. Kamu juga dapat bertanya tentang apa yang mereka harapkan untuk kegiatan pembelajaran selanjutnya; dukung mereka untuk memberi ide serta saran. Feedback yang mereka berikan akan sangat membantu kamu semakin menyesuaikan metode mengajar yang tepat.


Berdiskusi dengan guru lain 

Selain mengumpulkan tanggapan dari murid, kamu juga dapat mempertimbangkan pendapat guru lainnya. Mengobrol dengan guru lain memberikan kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan strategi mengajar. Para guru juga dapat saling bertukar ilmu untuk mencegah atau mengatasi masalah yang terjadi di kelas. Cobalah bergabung dalam group chat yang berisi guru-guru lainnya. Jika belum ada, kamu dapat berinisiatif untuk membuat grup tersebut.


Melakukan evaluasi diri

Evaluasi diri sangat perlu dilakukan seorang guru. Menilai kemajuan selama periode mengajar akan membantumu meningkatkan performa dan menjadi guru yang lebih baik. Luangkan berapa menit setiap hari untuk merefleksikan kegiatan yang telah dilakukan. Adakah hal yang dapat kamu tingkatkan? Bagaimana respons murid terhadap kegiatan belajar yang kamu lakukan? Metode mana yang bekerja dengan baik dan mana yang tidak? 

Evaluasi diri juga sebaiknya dilakukan pada akhir periode mengajar. Lakukanlah hal yang sama, namun dalam skala yang lebih besar. Pikirkan kembali usaha yang telah kamu lakukan selama mengajar. Manakah cara mengajar yang dapat kamu gunakan kembali atau yang sebaiknya ditinggalkan? Adakah masalah selama kamu mengajar? Bagaimana mengatasinya? Sudah tercapaikah tujuan pembelajaran yang dibuat pada awal periode mengajar? Dengan memikirkan hal-hal tersebut, kamu dapat mempersiapkan strategi untuk periode berikutnya agar kegiatan mengajar dapat dilakukan secara lebih baik.


Memberi waktu untuk beristirahat   

Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah untuk menjaga kesehatan mental dengan memberi waktu untuk beristirahat dan memanjakan diri. Dengan tanggung jawab yang melimpah, jangan biarkan dirimu jenuh dan mengalami burn-out. Saat ada kesempatan, seperti masa liburan sekolah, lakukanlah kegiatan yang membantu kamu bersantai atau bersenang-senang. Luangkan 7-10 hari untuk me-time agar kamu dapat bekerja dengan maksimal saat kembali dalam ruangan kelas.

Itu dia 10 tips yang dapat kamu coba untuk menjadi guru yang lebih baik. Menjadi guru yang baik tentunya membutuhkan waktu dan proses, jadi kamu tidak perlu khawatir jika merasa tidak langsung handal dalam melakukan pekerjaan ini. Kamu membutuhkan dedikasi serta kesabaran yang banyak untuk mencapai target dan 10 tips ini akan membantu kamu. Teruslah melatih diri dalam keterampilan mengajar untuk meningkatkan performa sebagai guru.


Demikian informasi ini semoga bermanfaat, silahkan simak informasi lainnya dibawah ini.