Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Pidato Islami Singkat, Lucu, Disertai Hadis Yang Baik Dan Benar

Contoh Pidato Islami Singkat, Lucu, Disertai Hadis Yang Baik Dan Benar - Pidato islami sering kali digunakan untuk berbagai kegiatan baik itu ceramah atau hal lain yang bersifat keagamaan. Namun, tak sedikit yang masih bingung bagaimana cara membuatnya yang baik dan benar. Jika kamu termasuk, sejumlah contoh berikut ini bisa dipertimbangkan!

Contoh Pidato Islami Singkat



Pidato adalah suatu kegiatan berbicara yang dilakukan di hadapan banyak orang dengan menyampaikan gambaran satu hal.
Pidato biasanya dilaksanakan dalam kegiatan resmi atau tidak resmi.
Adapun jenis pidato terdiri dari pidato persuasif, informatif, rekreatif, dan argumentatif.
Nah, pidato juga disampaikan dengan ragam tema salah satunya berkaitan dengan keagamaan.



Hal yang berkaitan dengan keagamaan merupakan pidato islami.
Pidato islami adalah pidato yang disampaikan tentang ajaran agama yang biasanya tak jauh berbeda dengan ceramah.


Materi atau bahasan juga beragam mulai pidato islami tentang sabar, ajaran nabi, berbuat kebaikan, bersedekah, hingga kebersihan.
Hanya saja, tak sedikit yang masih kebingungan bagaimana cara membuat pidato islami yang baik dan benar termasuk pembukaan pidato yang menarik.


Jika kamu termasuk, berikut contoh yang bisa kamu tiru dan jadikan inspirasi.

Dijamin, singkat dan membuat terkesan semua orang!



1. Pidato Islami tentang Sabar


Assalamualaikum Warrahmatullah Wabbarkatuh.

Yang saya hormati para hadirin sekalian, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Swt., karena berkat nikmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul dan bertatap muka di acara ini. Sholawat serta salam tidak lupa kita panjatkan kepada nabi kita Muhammad saw.

Hadirin Ma’asyiral Muslimin,

Akhir-akhir ini kita seringkali mendengar berita duka dari kerabat kita, teman maupun kerabat dari teman kita.

Berita kematian yang sampai kepada kita merupakan pengingat bahwa bisa saja pada suatu hari berita kematian kita yang sampai kepada kerabat lainnya.

Hal ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk selalu mempersiapkan diri dengan memperbanyak dan meningkatkan kualitas ibadah kita kepada Allah Swt.

Hadirin Ma’asyiral Muslimin,

Allah subhanahuwatalala berfirman dalam surat Al Ankabut ayat 57 yaitu:

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُمَّ اِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ – ٥٧

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.”

Jadi, yakinlah bahwa kita ini sedang dalam antrian menuju kematian. Oleh karena itu Ma’asyiral Muslimin, bertakwalah! Bertakwalah dengan sebenar benarnya takwa.


Jadikan dunia ini sebagai tempat untuk melakukan sebanyak mungkin amal karena di akhirat tidak ada lagi amal yang ada hanyalah hisab.

Terakhir, saya di sini mengingatkan diri saya sendiri pada khususnya dan Ma’asyiral muslimin pada umumnya, untuk tidak lagi berleha leha dalam beribadah.

Jadikan setiap dari kegiatan kita adalah ibadah.

Akhirul kalam wabiltaufik walhidayah wasslamualaikum warrhamatullah wabbarkatuh



Pidato Islami tentang Ilmu



Assalamualaikum Wr. Wb

Marilah kita bersyukur atas rahmat serta kasih sayang yang telah Allah berikan kepada kita.

Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada baginda Nabi Muhammad saw.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai pentingnya menuntut ilmu.

Ilmu adalah bekal kita di dunia yang bisa menuntun terhadap kebaikan.

Jika manusia tidak menuntut ilmu, niscaya mereka adalah orang-orang yang keliru.

Sebab, pentingnya menuntut ilmu juga untuk membuktikan kekuasaan Allah Swt.



Dengan ilmu, manusia dapat membaca Al-Qur’an dan bisa mengkaji alam semesta ciptaan Allah.

Para hadirin yang dirahmati Allah, tidak dipungkiri bahwa kita tidak dapat hidup tanpa adanya ilmu.

Oleh karena itu, kita sebaiknya menuntut ilmu duniawi ataupun ukhrawi karena mencari ilmu itu wajib bagi orang laki-laki dan perempuan.

Dengan memiliki banyak ilmu, maka pengetahuan kita juga bertambah dan akan sadar bahwa manusia ini tidak ada apa-apanya.

Hal ini karena ilmu tidak akan pernah habis, seperti kata ilmu padi: semakin berisi, semakin merunduk.

Maka dari itu, jika kita tidak memiliki ilmu maka kita tidak akan mengetahui apa-apa yang ada di dunia ini.

Allah telah menyampaikan dalam surah Al-Mujadalah ayat 11 yang artinya: “Allah akan mengangkat derajat orang beriman dan yang berilmu dengan beberapa derajat.”

Untuk itu, marilah terus menuntut ilmu supaya kita makin berakal dan mendapatkan kebahagiaan dunia serta akhirat.

Demikian pidato singkat tentang ilmu ini, wabillahi taufik wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.