Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menulis Artikel Jurnal yang Menarik, dengan Ciri-Ciri Jurnal yang Baik dan Benar

Pernahkah kamu mempelajari cara menulis artikel jurnal? Artikel jurnal yang menarik dengan ciri-ciri jurnal yang baik dan benar? 

Sebagai karya sederhana, artikel jurnal dapat dipelajari, dipahami, dan disusun berdasarkan langkah-langkah tertentu. Salah satu cara mempelajarinya adalah dengan jalan membaca catatan atau buku harian untuk menemukan nada yang paling wajar dan jujur dari tulisan seseorang. Dengan demikian, menata sebuah buku harian mungkin merupakan suatu cara yang sangat baik untuk melatih diri menulis dalam suatu nada yang bebas dan tulus seperti artikel jurnal.

Perlu dicermati, dalam artikel jurnal kita merupakan pembaca/penikmat kita sendiri. Walaupun kita menulis dalam artikel jurnal untuk dan tentang diri kita sendiri, biasanya diberi juga kesempatan kepada orang lain untuk membacanya. Lantas, bagaimana cara menulis artikel yang menarik, dengan ciri-ciri jurnal yang baik dan benar?

Dalam jurnal, penulisannya mengenai diri kita sendiri, namun yang membaca bukan hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga untuk orang lain. Pada saat menulis harus didasari kesadaran bahwa pembaca lain akan menikmati isi jurnal berupa pengalaman kita, dan sekaligus mempelajari sesuatu mengenai kita sebagai suatu pribadi. Karena itulah, menulis artikel jurnal sebagai suatu sarana tepat guna dalam pengajaran menulis serta memberikan pengalaman menulis yang sangat memuaskan.

Tujuan Menulis Artikel Jurnal

Suatu kenyataan bahwa beberapa novelis, penyair, dan wartawan menulis serta memanfaatkan jurnal untuk melengkapi tulisan serta melestarikan pengalaman dan kesan mereka. Terkadang catatan jurnal mereka digunakan sebagai dasar penulisan buku atau artikel. Selain itu, penulisan artikel jurnal mempunyai berbagai macam tujuan. 

Leonardo da Vinci menulis artikel jurnal mengenai observasinya  terhadap burung-burung dan teorinya mengenai gerak-gerik penerbangan yang memberikan sumbangan luar biasa bagi dunia penerbangan modern.

Jurnal Lewis dan Clark berisi tentang petualangan untuk mencari serta mendapatkan jalan lintasan barat laut melalui air ke pasifik, menjelaskan tanaman-tanaman dan binatang asli suku Indian, serta menceritakan episode menakjubkan dalam sejarah Amerika.

Anne Frank, seorang pemudi Yahudi yang berumur belasan tahun yang luput dari kekejaman Nazi pada Perang Dunia Kedua, menulis jurnal untuk menghibur dirinya melalui suatu pengalaman yang mengerikan dan tidak berperikemanusiaan.

Anne Morrow Lindbergh menulis jurnal untuk melestarikan pengalaman, menikmati, dan membuatnya semakin nyata, lebih jelas dan gamblang dalam kehidupan yang sebenarnya.

Mochtar Lubis, pengarang terkenal dan wartawan kawakan melestarikan pikiran, perasaan, gagasan, serta tekadnya yang membaca melalui catatan jurnal hariannya dalam tahanan politik orde lama dengan tujuan memperjuangkan keadilan di negeri tercinta Indonesia, yang kemudian diterbitkan dalam sebuah buku pada tahun 1981.

Ciri-ciri Artikel Jurnal yang Baik dan Benar

Beberapa ciri artikel jurnal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Jurnal bernada akrab.
  2. Jurnal bersifat pribadi.
  3. Diperuntukkan untuk diri sendiri dan orang lain.
  4. Jurnal sanggup menangkap kesan fotografis dalam kata-kata yang tidak dapat ditangkap dalam sebuah gambar.
  5. Jurnal sanggup mengira-ngira lukisan gambar seseorang bukan hanya dari segi pernyataan metafisis, tetapi juga segi sosial.
  6. Jurnal sanggup membangkitkan sentuhan falsafah pribadi.
  7. Jurnal mampu menghidupkan dan menciptakan kembali masa lalu.
  8. Jurnal mempunyai ciri khas dan tepat guna, yang membuatnya gamblang, bersemangat, hidup, dan tajam.
  9. Terdapat pengalaman kehidupan yang otentik.
  10. Bahasa jurnal bersifat wajar, jelas, dan lincah, yang mampu mempesona para pembacanya.
Cara Menulis Artikel Jurnal yang Menarik

Berikut ini beberapa petunjuk atau cara menulis artikel jurnal yang menarik, perhatikan dengan saksama:

  1. Tulislah sesuatu setiap hari, walaupun hanya beberapa kalimat. Isi tulisan tersebut dapat berupa hal-hal yang dialami atau kenangan berupa pengalaman menarik dan masih segar.
  2. Batasilah setiap catatan jurnal dengan satu pokok penting dan luar biasa. Kita bisa menuliskan kegiatan-kegiatan diskusi hari ini tentang mempunyai sesuatu yang menarik dan mengesankan.
  3. Hendaklah melibatkan diri lebih dalam setiap seluk beluk pengalaman yang penting. Pada saat menulis, usahakan jangan berhenti kemudian memeriksa kata-kata lalu memperbaikinya. Namun teruslah menulis secara mengalir hingga usai terlebih dahulu.
  4. Ceritakan semuanya dengan kata-kata sendiri. Gunakan bahasa slang dan ekspresi-ekspresi idiomatis yang cocok dan sesuai dengan tulisan jurnal karena dapat mencerminkan masa-masa dan pribadi orang yang sebenarnya.
  5. Barulah sekali-sekali baca catatan itu sehari atau dua hari kemudian. Periksalah salah satu yang dianggap paling berhasil menciptakan atau menghidupkan kembali pengalaman itu.
Ada banyak pengalaman hidup yang masih segar, yang perlu kita kenang dan lestarikan keberadaanya. Pengalaman-pengalaman tersebut akan menjadi sangat berarti di masa mendatang dan mampu memberikan manfaat luar biasa. Semakin kita sering menulis, maka akan terbiasa dan mengalir untuk membahasakan sesuatu hal yang kita alami ke dalam sebuah catatan jurnal yang menarik.