Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jadilah Guru yang Ideal, Ini Syarat-Syaratnya


Siapa sih yang tidak mau menjadi guru ideal bagi murid-muridnya. Namun, untuk mencapai derajat ideal itu tidaklah murah harganya. Ada pengorbanan dan upaya keras yang dilakukan seorang guru yang punya tugas pokok mendidik dan mengajar ini.

Desi Reminsa dikutip Jamal Ma'mur dalam buku Tips Menjadi Guru Inspiratif, Kreatif, dan Inovatif menyebutkan syarat menjadi guru yang ideal. Antara lain memunyai kemampuan intelektual yang memadai, kemampuan visi dan misi pendidikan, kemampuan mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan sebagai problem solver, kreatif, dan memahami konsep perkembangan psikologi anak.

Dengan bekal kemampuan itu, seorang buru tidak hanya berperan dalam mentransfer ilmu pengetahuan dalam bentuk knowing. Melainkan juga memberikan pengalaman (doing) dan juga bimbingan terhadap peserta didiknya. Jadi, mengajar tidak sebatas learning to know saja, tapi juga learning to do bahkan learning to be.

KH Hasyim Asy'ari, tokoh pendidikan berlatar agama Islam, mengatakan bahwa ada 20 prasyarat seseorang bisa menjadi guru yang ideal. Apa saja?
  1. Muraqabah kepada Allah SWT. Muraqabah berarti mengagungkan atau senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
  2. Senantiasa berlaku khauf atau takut kepada Allah sehingga selalu berhati-hati dalam berucap dan bertindak.
  3. Bersikap tenang.
  4. Bersikap wara atau meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat.
  5. Bersikap tawadhu alias merendahkan hati dan melembutkan diri terhadap makhluk.
  6. Selalu khusyuk kepada Allah.
  7. Menjadikan Allah sebagai tempat memohon pertolongan.
  8. Tidak mencari keuntungan duniawi semata
  9. Tidak berlaku diskriminatif terhadap murid.
  10. Bersikap zuhud.
  11. Menjauhkan diri dari tempat yang di dalamnya terdapat kehinaan.
  12. Menjauhkan diri dari tempat kotor dan maksiat.
  13. Menjalankan syiar-syiar Islam, shalat berjamaah, beramar makruf nahi mungkar.
  14. Menegakkan sunah-sunah.
  15. Melaksanakan sunah yang bersifat syariat.
  16. Bergaul dengan akhlak yang baik.
  17. Membersihkan diri dari akhlak tercela.
  18. Bersemangat mengembangkan ilmu.
  19. Tidak membedakan nasab, status, dan usia.
  20. Membiasakan diri merangkum dan menyusun pengetahuan.
Dengan memenuhi 20 prasyarat ini, seorang guru sebagaimana pendapat KH Hasyim Asy'ari menjadi guru yang ideal yang tidak hanya berorientasi kepada knowledge saja, tetapi juga akhlak dan spiritulitasnya. Nah, sampai di sini juga kita bisa menangkap pesan bahwa mendidik bukanlah perkara duniawi belaka. Karena sejatinya proses itu dilakukan untuk menghantarkan anak sukses dunia dan akhirat.

Rasulullah SAW bersabda, "Jagalah apa yang bermanfaat bagi dirimu dan mintalah tolong kepada Allah SWT."